Jumat, 26 November 2021

Asyiknya Belajar Membaca dengan Fun Learning

MEMBACA merupakan aktifitas kognitif melalui rangsangan yang berupa huruf dan tanda- tanda baca lainnya yang tarima oleh indera reseptor visual (mata) untuk kemudian dilanjutkan ke otak dan selanjutnya di berikan tafsiran atau makna ( surya, 2015). Membaca permulaan merupakan tahapan proses belajar membaca bagi murid sekolah dasar kelas awal (kelas 1 dan kelas 2). 

Perkembangan Bahasa meliputi kemampuan mengenal huruf, harus dikuasai oleh anak kelas Satu, karena pengenalan terhadap huruf termasuk modal awal memiliki keterampilan membaca dan menulis Tujuan membaca permulaan adalah agar murid dapat mengenal huruf ,serta membca kata dan kalimat sederhana dengan lancer dan tepat. 

Sehubungan dengan hal tersebut, di SDN 04 Cirahab.kec. Lumbir kab, Banyumas Kelas 1 Tahun Pelajaran 2021/2022 memperoleh data yaitu dari 35 anak dengan indikator Menenal Lambang Bunyi Vokal dan Konsonan hanya 55% anak yang tuntas. Ketidak Tuntasan pembelajaran tentang KD 3.1. Menjelaskan acara persiapan membaca permulaan . 

Maka dari itu pendidik harus lebih meningkatkan menyusun Stategi dan Metode yang akan di gunakan dalam mengajar. Guru harus memahami karakteristik kemampuan setiap anak. Menurut Steinberg (Ahmad Susanto,2011:83 ) kurangnya minat baca pada umumnya di karenakan siswa belum bisa membaca dengan lancar,sehingga anak akan merasa bosan dan jenuh ketika ada pembelajaran membaca. Ada beberapa metode dalam pembelajaran yang di gunakan salah satunya yaitu ‘FUN LEARNING’ .Dalam metode ini dalam belajar yang tidak membosankan atau dalam istilah ‘Belajar Sambil Bermain ‘.Dalam belajar seorang guru dapat menyertakan game edukasi sehingga siswa akan lebih tertarik untuk mengikutinya. Diharapkan dalam menggunakan metode ini siswa akan lebih semangat dalam membaca dan meningkatkan nilai siswa . 

Metode sendiri mempunyai arti teknik yang di kuasai pendidik atau guru untuk menyajikan materi pembelajaran kepada peserta didik di kelas ,baik secara individu maupun kelompok agar materi pelajaran dapat diserap ,di pahami dan di manfaatkan oleh peserta didik dengan baik,(Ahmad ,Prasetya,2015,hlm.52). Satu. salah satu contohnya adalah menebak kata dan mencari kata yang di awali huruf tertentu. 

Seorang guru perlu menciptakan kondisi yang nyaman dalam proses belajar –mengajar sehingga siswa tidak akan mudah untuk berhenti belajar.Guru yang baik dapat menginspirasikan harapan ,menyalakan imajinasi dan menanamkan belajar (Brand Henry). Begitupula menurut ‘Jonh hobbok’ yang penting bukanlah setiap anak harus diajari ,tetapi anak harus di beri keinginkan untuk belajar. Metode pembelajaran ini memungkinkan anak lebih aktif dan mau terlibat dalam proses belajar . S e t e l a h p e n g g u n a a n metode fun learning, membaca sangat berpengaruh pada siswa yang diperlihatkan dari hasil membaca mereka yang semakin lancar dan ditunjukkan dengan prosentase ketuntasan 90% dari jumlah siswa kelas .Pembawaan orang tua yang mengajar juga harus fun atau santai. 

Sebagai orang tua ,anda juga bisamenerapkan metode pembelajaran fun learning di rumah. Peran orang tua sangat diperlukan dalam pemantauan belajar anak, Dalam proses pembelajaran membaca kelas rendah membutuhkan strategi atau trik khusus agar dapat meningkatkan minat baca dan meningkatkan hasil belajar yang optimal.fun larning salah satu metode yang tepat di terapkan di kelas rendah.khususnya di kelas 1 SDN 04 Cirahab.kec. Lumbir kab, Banyumas.

Sumber: Jatengpost

            : NURAENI, S.Pd.SD

Tags :

SDN 4 CIRAHAB

KI HAJAR DEWANTARA

  • " Ing ngarso sang Tulodo " ( Di depan memberi Contoh )
  • " Ing Madyo Mangun Karso " ( Di tengah Memberi Bimbingan )
  • " Tut Wuri Handayani " (Di belakang Memberi Dorongan )

  • : SD Negeri 4 Cirahab
  • : 13 Februari 1980
  • : Cirahab Rt03/04 Kec. Lumbir
  • : sdn4cirahab@gmail.com
  • : 087878789224

Posting Komentar